MENJADI TENTARA

Saat sebuah keluarga makan malam bersama, si anak bungsu mengumumkan bahwa ia baru saja mendaftar menjadi tentara.

Sesaat suasananya hening, namun kemudian ada suara tawa saat kakak laki-lakinya meragukan kemampuannya beradaptasi di lingkungan militer. “Hei … yang benar saja … ngga usah bercandalah,” kata saudara yang lain. “Kamu ngga benar-benar akan menjadi tentara, kan?”

“Kamu tidak akan lulus ujian pelatihan dasarnya,” kata saudara yang lain lagi.

Anak bungsu itu menatap ibunya untuk minta dukungan, namun ibunya hanya meliriknya. Saat akhirnya sang ibu berujar, ia hanya bertanya, “Apa kamu benar-benar berniat merapikan tempat tidurmu sendiri setiap pagi?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: