Archive for the ‘Humor’ Category

BERITA BAIK DAN BURUK

November 8, 2008

Seorang pria tua mengunjungi dokternya dan setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, sang dokter berkata, “Aku punya berita baik dan buruk untukmu, yang mana yang ingin kamu dengar dulu?”

Pasien : “Hmmm …, berita buruk saja dulu.”
Dokter : “Kamu mengidap kanker, dan waktumu kira-kira hanya dua tahun.”
Pasien : “Oh, tidak! Dalam dua tahun aku akan mati! Berita baik apa
yang dapat kamu sampaikan jika sudah begini?”
Dokter : “Kamu juga mengidap Alzheimer (penyakit lupa akut). Dalam tiga
bulan ke depan, kamu akan lupa dengan apa yang pernah
kukatakan.”
Advertisements

TIGA NERAKA

November 8, 2008

Seorang pria jahat mati dan disambut oleh Santo Petrus. Petrus memberitahunya bahwa ia harus memilih salah satu dari tiga jenis neraka.

Neraka pertama sangat panas dan ia melihat banyak orang terbakar dalam api. Neraka berikutnya sangat dingin dan ia melihat orang menggigil dan meratap. Di neraka ketiga, ia melihat orang-orang berdiri di kubangan kotoran setinggi pinggang tapi mereka nampak bahagia. Mereka minum segelas kopi dan saling ngobrol. Karena itu, pria jahat tadi berkata kepada Petrus, “Aku pilih neraka ketiga.”

Petrus memasukkan pria itu ke neraka ketiga. Ia mendapat segelas kopi dan cukup menikmatinya. Tiba-tiba ia mendengar suara dari pengeras suara yang berkata, “Perhatian. Perhatian. Waktu minum kopi sudah usai. Sekarang waktunya kalian berdiri dengan kepala kalian.”


“Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!” (Lukas 12:5)

PERMINTAAN TERAKHIR

November 8, 2008

Seorang pembunuh duduk di kursi listrik dan akan dieksekusi.

“Apa kamu punya permintaan terakhir? tanya seorang pendeta.

“Ya,” jawab si pembunuh. “Maukah kamu memegang tanganku?”

INGIN DENGAR APA?

November 8, 2008

Tiga orang sahabat mati dalam sebuah kecelakaan mobil dan pergi ke surga untuk orientasi. Mereka semua bertanya, “Saat kamu sudah mati, dan teman serta keluargamu berduka di sebelah mayatmu, kamu ingin mendengar mereka bilang apa?”

Orang pertama berkata, “Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku adalah seorang dokter yang hebat dan juga seorang kepala keluarga yang baik.”

Orang kedua berkata, “Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku adalah suami dan guru yang baik yang memberikan dampak positif yang besar bagi anak-anak di masa depan.”

Pria terakhir menjawab, “Aku ingin mendengar mereka berkata, Lihat, ia bergerak!!!!”

PERGI KE MARS

November 8, 2008

NASA sedang mewawancarai tiga orang profesional untuk dikirim ke Mars. Hanya satu orang yang akan pergi ke sana dan tidak bisa kembali ke bumi lagi.

Pewawancara bertanya pada pelamar pertama, seorang insinyur, berapa banyak ia mau dibayar. “Satu juta dolar,” jawab sang insinyur. “Aku mau menyumbangkan semuanya itu untuk almamaterku.”

Pelamar berikutnya adalah seorang dokter. Setelah ditanya, ia menjawab, “Dua juta dolar, aku ingin memberikan yang satu juta dolar kepada keluargaku dan satu juta dolar lagi untuk pengembangan penelitian medis.”

Pelamar terakhir adalah seorang pengacara. Saat ditanya berapa banyak ia mau dibayar, ia berbisik pada si pewawancara, “Tiga juta dolar.”

“Mengapa jauh lebih banyak daripada yang lainnya?” tanya si pewawancara.

Pengacara menjawab, “Kamu beri saya tiga juta, aku akan memberimu satu juta, aku sendiri akan ambil satu juta, dan kita kirim si insinyur ke Mars.”

DUA PEMBURU

November 8, 2008

Dua orang pemburu sedang ada di hutan saat salah satunya jatuh ke jurang. Ia sepertinya tidak bernapas, matanya melotot.

Temannya mengambil telepon selulernya dan menelepon layanan darurat. Dengan histeris, ia berkata kepada operatornya, “Temanku mati! Apa yang harus aku lakukan?”

Si operator, dengan suara yang halus, berkata, “Tenang. Saya bisa bantu. Pertama, pastikan bahwa dia sudah mati.”

Suasananya hening, dan kemudian terdengar suara tembakan, “Dor … dor ….” Lalu pria tadi berkata lagi, “Oke, terus apa yang lagi yang harus kulakukan?”

KATA KUNCI SURGA

November 8, 2008

Seorang pria meninggal dan pergi ke gerbang surga di mana ia bertemu dengan Tuhan, “Aku sudah melihat buku kehidupanmu dan kamu akan masuk surga dengan satu syarat.”

Pria itu berkata, “Ya, Tuhan, apa syaratnya?”

Allah berkata, “Kamu harus menyebut kata `cinta`.”

Pria itu mengucapkannya dan Tuhan mengizinkannya masuk surga.

Saat pria itu akan masuk surga, Allah menyuruhnya untuk menjaga gerbang sampai Ia kembali, dan mengingatkannya untuk meminta semua yang masuk mengucapkan kata tadi.

Setelah beberapa waktu, istri pria tadi muncul di gerbang.

“Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya sang suami.

“Saat perjalanan pulang dari pemakamanmu, aku mendapat kecelakaan dan nyawaku tak tertolong.”

“Baiklah, tapi sebelum kamu masuk surga, kamu harus mengucapkan satu kata,” kata sang suami.

“Kata apa itu?” tanya sang istri.

“Benci,” katanya.

SURAT WARISAN

November 8, 2008

Seorang pengacara membacakan surat warisan pria kaya kepada keluarganya.

“Untuk istriku tercinta, Rose, yang mendampingiku saat susah dan senang, aku mewariskan rumah dan dua juta dolar.”

Si pengacara melanjutkan, “Untuk anakku, Jessica, yang menjagaku saat sakit dan mengurus perusahaan, aku mewariskan sebuah kapal, perusahaan, dan satu juta dolar.”

“Dan untuk sepupuku, Dani, yang membenciku, bertengkar denganku, dan berpikir bahwa aku tidak akan menyebutkan namanya di surat warisanku, “Ya …, pikiranmu salah, `Hai Dani!`”

PEMAKAMAN TERBAIK

November 8, 2008

Dua saudara tumbuh bersama di gunung. Pada suatu saat, salah satunya merantau untuk cari peruntungan. Dan benar, setelah bekerja keras, ia akhirnya menjadi presiden sebuah perusahaan.

Suatu hari, ia mendapat telepon dari saudaranya yang berkata, “Ayah meninggal, dan pemakamannya hari Jumat.”

Dia berkata, “Astaga, aku harus menghadiri sebuah pertemuan besar hari Kamis di Jepang. Aku tidak bisa datang, tapi aku ingin memberi Ayah pemakaman terbaik, uruslah dan kirim tagihannya kepadaku. Setidaknya itulah yang bisa kulakukan.”

Akhirnya saudaranya melakukan seperti apa yang diminta, dan dalam beberapa minggu, saudara yang sukses menerima tagihan enam ribu dolar, dan ia membayarnya. Bulan berikutnya, tagihan sejumlah seratus dolar datang lagi. Berpikir bahwa mungkin ada yang kelewatan, ia membayarnya. Bulan berikutnya, tagihan sejumlah seratus dolar datang lagi, dan ia pun membayarnya. Saat tagihan seratus dolar datang lagi untuk ketiga kalinya, ia menelepon saudaranya untuk bertanya mengapa ia terus mendapatkan tagihan itu.

“Oh, ya,” kata sang saudara, “begini, saat jasad ayah dibalut dengan pakaian kesukaannya yang dari sutra, ia tidak kelihatan bagus, dan karena kamu ingin memberikan yang terbaik, kami akhirnya menyewakannya sebuah tuksedo.”

LEWAT KUBURAN

November 8, 2008

Dua orang pria pulang setelah menghadiri sebuah pesta dan memutuskan untuk ambil jalan pintas melewati kuburan. Sampai di tengah kuburan, mereka merinding mendengar suara ketukan dari kegelapan. Dengan ketakutan, mereka menemui seorang pria tua dengan palu dan pahat sedang memahat salah satu batu nisan.

“Astaga, Pak,” kata salah satu dari mereka dengan lega, “Anda membuat takut kami berdua … kami pikir Anda itu hantu! Apa yang Anda lakukan pada tengah malam begini?”

“Dasar bodoh!” gerutu orang tua itu. “Mereka salah menulis namaku!”